Sementara dokumen manifes resmi mencatat terdapat 271 orang dalam pelayaran tersebut, terdiri dari 232 penumpang, 26 anak buah kapal (ABK), dan 13 ABK tambahan.
Temuan KNKT mengenai tidak adanya sekoci kini menjadi salah satu sorotan utama dalam evaluasi keselamatan KM Mutiara Sentosa II.
Kasus ini juga memunculkan pertanyaan lebih besar mengenai pengawasan dan proses penerbitan dokumen kelaiklautan kapal yang telah beroperasi lebih dari satu dekade.
Pasalnya, kapal yang membawa ratusan penumpang seharusnya memiliki seluruh perlengkapan keselamatan sesuai standar. Temuan hilangnya dua sekoci yang tercantum dalam Safety and Fire Control Plan pun menjadi bagian penting yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.