Tidak dapat digunakannya rekening Botok kemudian menjadi perhatian Komisi III DPR RI.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya menerima sejumlah masukan dari masyarakat terkait rekening aktivis asal Pati tersebut.
"Komisi III beberapa hari terakhir mendapat masukan dari masyarakat soal adanya rekening aktivis dari Pati, Saudara Botok, yang tidak dapat digunakan. Apakah bahasanya pemblokiran, apakah penundaan transaksi, tetapi rekening tersebut tidak dapat digunakan," ujar Habiburokhman.
Setelah mendapat informasi bahwa penundaan transaksi dilakukan atas permintaan kepolisian, Komisi III meminta agar akses rekening segera dipulihkan.
Habiburokhman menilai rekening tersebut perlu segera dapat digunakan kembali karena Botok disebut memiliki kebutuhan aktivitas menjelang aksi masyarakat Pati.
"Kami harapkan segera, Pak, rekening tersebut bisa digunakan oleh Pak Botok ya. Karena mungkin beliau ada keperluan untuk beraktivitas dan menyampaikan pendapat, segera maksudnya kalau bisa hari ini, Pak. Hari ini, ya," tegasnya.