“Noh urusin yg keracunan gara2 MBG,” tulis akun @bangnoer88.
Deretan komentar tersebut memperlihatkan adanya jarak antara agenda diplomasi pemerintah di luar negeri dan keresahan sebagian masyarakat yang melihat sejumlah persoalan di dalam negeri belum sepenuhnya selesai.
Di sisi lain, pemerintah menegaskan perjalanan Prabowo ke Rusia memiliki kepentingan strategis bagi Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Prabowo secara khusus diundang Putin sebagai tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum. Menurut Teddy, undangan tersebut mencerminkan hubungan Indonesia-Rusia yang terus dibangun melalui diplomasi langsung kedua negara.
“Presiden Putin secara khusus mengundang Bapak Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF. Ini merupakan cerminan hubungan erat Indonesia dan Rusia yang terus dibangun dan diperkuat melalui diplomasi langsung kedua pemimpin,” ujar Teddy dalam keterangan Sekretariat Presiden.