Rodrigo Duterte kini tengah menunggu proses persidangan di ICC atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Kembalinya dela Rosa ke Senat diyakini mengubah peta kekuatan politik di parlemen Filipina. Dari total 24 senator yang akan bertindak sebagai juri dalam sidang pemakzulan, sejumlah di antaranya diketahui memiliki kedekatan dengan keluarga Duterte.
Untuk menjatuhkan vonis bersalah terhadap Sara Duterte, dibutuhkan dukungan dua pertiga anggota Senat.
“Dengan mayoritas baru yang sekarang terbentuk berkat upaya Senator Bato, proses penuntutan terhadap Wakil Presiden Sara di pengadilan pemakzulan menjadi sedikit lebih sulit,” ujar profesor administrasi publik Universitas Makati, Ederson Tapia, seperti dikutip Reuters.
Drama politik semakin memanas setelah dela Rosa muncul usai enam bulan bersembunyi. Mantan kepala kepolisian Filipina itu sempat berlindung di gedung Senat yang dijaga ketat aparat keamanan.
Situasi berubah ricuh ketika muncul kabar bahwa aparat akan segera menangkap dela Rosa. Keributan pun pecah hingga terdengar suara tembakan di area gedung parlemen sebelum sang senator berhasil melarikan diri beberapa jam kemudian.
Sebagai mantan pelaksana utama operasi perang narkoba Rodrigo Duterte, dela Rosa yang kini berusia 64 tahun turut dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.