Washington dan Teheran masih berselisih terkait isu stok uranium Iran serta kendali atas Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia. Meski demikian, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengisyaratkan adanya sinyal positif dari proses diplomasi yang sedang berlangsung.

 

Situasi tersebut membuat dolar AS tetap perkasa dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Selama greenback bertahan di level tinggi, ruang penguatan rupiah diperkirakan masih akan sangat terbatas.