"Program Desa Damai Berkelanjutan hadir untuk memastikan kepemimpinan perempuan dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang inklusif, adil, dan berkelanjutan," ujar Dwi.

 

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas menjadi fondasi penting agar desa mampu menghadapi tantangan sosial maupun pembangunan di masa mendatang.

 

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Sumenep, Joko Satrio, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai program yang digagas AMAN Indonesia sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Sumenep yang mengedepankan keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

 

"Pemerintah Kabupaten Sumenep mendukung penuh kerja sama ini. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan AMAN Indonesia diharapkan mampu memperkuat tata kelola desa yang partisipatif, meningkatkan peran perempuan, serta menghadirkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan," katanya.

 

Joko juga menegaskan bahwa keberhasilan Program Desa Damai Berkelanjutan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi masyarakat sipil hingga masyarakat.