Melalui kerja sama tersebut, AMAN Indonesia bersama Pemerintah Desa Babbalan dan Pemerintah Desa Matanair berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang inklusif, memperbesar ruang kepemimpinan perempuan, meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, menjaga kelestarian sumber daya alam berbasis kearifan lokal, serta mendorong pengembangan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Program ini juga diarahkan untuk melahirkan kebijakan desa yang berpihak kepada kelompok rentan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, pemuda, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep agar pembangunan berlangsung secara transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.
Penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri anggota Sekolah Perempuan Perdamaian Desa Matanair, Sekolah Perempuan Perdamaian Desa Babbalan, Sekolah Perempuan Muda, serta Srikandi Keris.