Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Para peserta aktif menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan keluarga, mulai dari konflik rumah tangga, perlindungan perempuan, hingga proses administrasi pencatatan perkawinan dan kelahiran anak.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap edukasi hukum yang mudah dipahami dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Melaui kegiatan ini, UNESA berharap masyarakat Desa Tampung semakin memiliki literasi hukum yang baik sehingga mampu mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan hukum dalam keluarga. Program ini menjadi bagian dari kontribusi UNESA dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berdaya, sadar hukum, dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila serta semangat bela negara.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah desa, masyarakat, dan tim PKM UNESA untuk terus memperkuat edukasi hukum di tingkat desa. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya keluarga yang tangguh, melindungi hak perempuan dan anak, serta membangun masyarakat yang semakin sadar hukum demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berkeadilan.