Oro-oro Kesongo sendiri memiliki catatan panjang terkait aktivitas letupan lumpur dan gas beracun. Pada Agustus 2020, letupan di kawasan tersebut menyebabkan empat orang mengalami keracunan dan 18 ekor kerbau dilaporkan hilang. Sementara pada April 2023, seorang warga meninggal dunia setelah menghirup gas beracun yang keluar dari kawah.
Kawah Beracun Oro-oro Kesongo Blora Kembali Aktif, Letupan Keenam Terekam Kamera
Tangkap layar dari video fenomena letupan lumpur yang terjadi di Puncak Kesongo, Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. (Foto: Istimewa)
Editor: Mahendra
Halaman:
Pembangunan Sumenep 2027 Mulai Disusun, Bappeda Pastikan Sesuai RPJMD
Viral Rekaman Suara Istri Kades di Sumenep, Ancam Hapus Nama Warga Penerima Bantuan
Bupati Lombok Barat Akhirnya Resmi Jadi Tersangka, KPK Ungkap Dugaan Suap dan Gratifikasi