Menurut Erliyati, layanan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan dengan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kehadiran poli baru tersebut diharapkan dapat mengurangi kebutuhan masyarakat untuk berobat ke luar daerah guna mendapatkan layanan spesialis urologi.

 

“Layanan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan dan prosedur pelayanan yang berlaku. Kami berharap keberadaan Poli Urologi dapat memberikan pilihan pelayanan spesialistik yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat,” katanya.

 

Ia menegaskan, pengembangan layanan kesehatan di RSUDMA tidak hanya berfokus pada penambahan jenis layanan, tetapi juga dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, fasilitas, dan sistem pelayanan agar pasien memperoleh pelayanan yang optimal.

 

“Pengembangan pelayanan harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia, fasilitas, dan sistem pelayanan. Karena itu, kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan secara bertahap agar layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan standar pelayanan rumah sakit,” pungkasnya.