Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut standar keamanan pangan dalam penyediaan makanan bagi para siswa.
BGN pun mengambil tindakan tegas. Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berkaitan dengan penyediaan makanan tersebut telah ditutup.
Tak hanya menghentikan operasional dapur, kepala SPPG juga telah dicopot dari jabatannya dan disebut terancam diberhentikan.
“Ini sudah masuk klasifikasi berat karena ada kelalaian. Dapurnya sudah saya tutup, kepala SPPG sudah dicopot dan terancam pemecatan,” ujar Sudaryono.