Namun, tidak seluruh tuntutan AMPB memperoleh jawaban. Tuntutan kedua, yakni pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor, belum menghasilkan kesepakatan dalam pertemuan tersebut.

 

Setelah dialog selesai, anggota DPR Andre Rosiade ikut menemui massa. Ia menyampaikan bahwa DPR dan pemerintah akan mendengarkan serta menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan masyarakat.

 

Pernyataan itu justru disambut skeptis oleh sebagian demonstran. Massa menilai waktu hingga Desember masih terlalu panjang untuk sebuah regulasi yang selama ini terus didorong agar segera disahkan.

 

“Kelamaan, keburu lupa dan hilang gitu saja,” teriak sejumlah peserta aksi.

 

Sebelumnya, Botok bersama sejumlah perwakilan AMPB memasuki Gedung DPR sekitar pukul 10.00 WIB untuk berdialog dengan pihak legislatif. Sekitar dua jam kemudian, ia keluar dan langsung menemui massa untuk membeberkan hasil pertemuan.