"Dan saya berkepentingan untuk bagaimana mensyiarkan berita-berita yang baik itu di tengah satu cara yang dibikin-bikin oleh orang-orang itu," ujarnya.

 

Ia kemudian menyinggung informasi yang menurutnya dapat membuat pekerjaan yang baik justru dipersepsikan sebaliknya.

 

"Itu bapak ibu semua. Orang yang kerja baik dibilang nggak baik. Orang yang kerjanya sudah bagus itu kemudian dia DFK namanya," katanya.

 

Saat menjelaskan istilah tersebut, ia menyebut kata fake, disinformation, hingga fitnah.

 

"DFK itu apa sih? F-nya itu fake apa sih? Disinformation, fake, sama K-nya apalah gitu. Fitnah ya," ujarnya.