Namun, hingga Selasa pagi, jawaban yang ditunggu belum diterima. Upaya menghubungi kembali Rifmi melalui sambungan telepon juga belum mendapat respons.

 

Tidak adanya jawaban tersebut memang belum cukup untuk menyimpulkan bahwa Ketua IDI Sumenep takut menjawab atau sengaja menghindari persoalan. Meski demikian, komunikasi yang terhenti setelah permintaan konfirmasi dipenuhi patut menjadi catatan dalam upaya memperoleh informasi yang berimbang.

 

Terlebih, kasus yang dipertanyakan menyangkut meninggalnya seorang pasien muda setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

 

Kematian Dani dan Pertanyaan Keluarga

 

Dani, pemuda asal Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, menjalani perawatan di RS BHC pada 12 Oktober 2026. Ia dilaporkan meninggal dunia sehari kemudian, Selasa (13/10/2026).