IDI Sumenep memiliki kesempatan menjelaskan sikap dan kewenangannya dalam menyikapi persoalan tersebut. Sementara itu, Dinkes P2KB Sumenep perlu memberikan informasi mengenai perkembangan tindak lanjut sesuai kewenangannya.

 

Masyarakat tidak sedang meminta kesimpulan yang terburu-buru. Yang dibutuhkan adalah penjelasan berdasarkan fakta, proses pemeriksaan yang objektif, serta kejelasan mengenai langkah yang telah dan akan dilakukan.

 

Hingga berita ini ditulis, Ketua IDI Sumenep, dr. Rifmi Utami, maupun Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Elliya Fardasah, belum memberikan tanggapan lanjutan atas konfirmasi estoria.id. 

Redaksi tetap membuka ruang bagi semua pihak untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan guna melengkapi pemberitaan secara proporsional.