Jika ada sosok perempuan yang menunjukkan bahwa medan perang bukan hanya milik laki-laki, Laksamana Malahayati adalah salah satu contohnya.
Lahir di Aceh Besar sekitar 1550, Keumalahayati dikenal sebagai panglima perempuan yang memimpin pasukan Inong Balee.
Salah satu peristiwa paling terkenal terjadi pada 11 September 1599. Bersama sekitar 2.000 pasukan, Malahayati menghadapi armada Belanda yang dipimpin Cornelis de Houtman.
Dalam pertempuran tersebut, Cornelis de Houtman tewas.
Keberanian dan kepemimpinannya membuat Malahayati menjadi salah satu tokoh perempuan paling ikonik dalam sejarah maritim Nusantara. Ia resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2017.