Kedekatan tersebut membuat hubungan mereka terjalin hangat layaknya sahabat lama. Setiap pertemuan tidak hanya diisi dengan diskusi keagamaan dan kebangsaan, tetapi juga canda yang menunjukkan keakraban dua tokoh besar tersebut.

 

Saat Gus Dur “Dikerjai” Kiai Basith di Makam Pendiri Annuqayah

 

Salah satu kisah yang paling sering diceritakan keluarga besar Annuqayah terjadi saat Gus Dur pertama kali berkunjung ke Guluk-Guluk. Kala itu, Gus Dur meminta KH Abdul Basith mengantarkannya ke makam pendiri Pondok Pesantren Annuqayah, KH Muhammad Asy-Syarqawi.

 

Dalam tradisi pesantren, ziarah kepada para pendahulu sering dimaknai sebagai bentuk penghormatan sekaligus "kulo nuwun" sebelum memulai aktivitas di suatu tempat. Permintaan itu pun langsung dipenuhi oleh KH Abdul Basith.

 

Keduanya berjalan menuju kompleks pemakaman yang berada di bawah rindangnya pohon sawo, tepat di depan Masjid Jami' Annuqayah. Sesampainya di lokasi, KH Abdul Basith menunjuk salah satu makam.