Degradasi ini kian parah ketika etika bernegara kehilangan tempatnya. Pemimpin yang seharusnya menjadi pilar keteladanan dan kebijaksanaan justru kerap memamerkan retorika bernada merendahkan di ruang publik. Ketegasan seorang pemimpin sama sekali tidak sama dengan penggunaan diksi yang mengabaikan etika; ketika etika diabaikan, martabat negara itu sendiri yang sedang dihancurkan dari dalam.

 

5 Urgensi Kebijakan: Menghentikan Arah Kehancuran

 

Negara tidak akan selamat hanya dengan terus memproduksi program-program populis yang sekadar menjadi etalase pencitraan politik. Jika arah pembangunan tidak segera dirombak total, Indonesia hanya akan berjalan menuju kehancuran struktural. Lima langkah mendesak berikut harus segera diambil:

 

  1. Kembalikan Pendidikan dan Kesehatan sebagai Fondasi Utama

 

Pendidikan dan layanan kesehatan adalah pilar peradaban dan syarat mutlak bagi keberlangsungan bangsa. Kedua sektor ini tidak boleh ditiadakan atau dipangkas demi efisiensi anggaran untuk membiayai program-program populis yang belum teruji dampaknya. Negara wajib menjamin pendidikan berkualitas dan akses kesehatan yang layak secara merata hingga ke pelosok negeri.

 

2. Hentikan dan Evaluasi Total Program Nir-Konsep (MBG & KDMP)