Universitas Annuqayah Jadi Titik Awal Safari Jurnalistik 2026, Fokus Cetak Jurnalis Kritis

Senin, 11 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret pembukaan Safari Jurnalistik yang diselenggarakan AMP di Universitas Annuqayah. (Sumber Foto: Fauzi)

i

Potret pembukaan Safari Jurnalistik yang diselenggarakan AMP di Universitas Annuqayah. (Sumber Foto: Fauzi)

ESTORIA –  Aliansi Media Partner (AMP) meluncurkan program bertajuk Safari Jurnalistik yang akan berlangsung sepanjang Mei hingga Desember 2026. Kegiatan ini dirancang menyasar seluruh perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di kalangan mahasiswa.

Universitas Annuqayah (UA) di Kecamatan Guluk-Guluk menjadi kampus pertama yang disambangi dalam rangkaian program tersebut. Mengusung tema penguatan literasi serta jurnalistik perbankan, AMP menggandeng PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) untuk menghadirkan pelatihan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktik langsung hingga publikasi karya mahasiswa di jaringan media mitra AMP.

Rektor Universitas Annuqayah, KH. Mohammad Husnan A. Nafi’, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Safari Jurnalistik menjadi dorongan nyata dalam menjaga sekaligus mengembangkan tradisi literasi di lingkungan kampus berbasis pesantren itu.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan konkret untuk terus melestarikan dan mengembangkan budaya literasi di kampus kami. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini,” ujar Kiai Husnan, Senin (11/05/2026).

Ia menambahkan, Universitas Annuqayah selama ini dikenal sebagai salah satu kampus yang konsisten melahirkan penulis, baik dari kalangan mahasiswa maupun alumni. Dalam pelaksanaannya, kegiatan Safari Jurnalistik di UA dibagi menjadi dua sesi, menyesuaikan dengan sistem pembelajaran kampus yang memisahkan kelas mahasiswa putra dan putri.

Sesi pertama diikuti oleh mahasiswi yang tergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika, sementara sesi berikutnya diikuti mahasiswa dari LPM Fajar. Kedua organisasi ini dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengembangkan tradisi jurnalistik di lingkungan kampus.

Kiai Husnan berharap, pelatihan tersebut mampu memperkuat tradisi menulis yang telah tumbuh, sekaligus menegaskan identitas Universitas Annuqayah sebagai kampus literasi berbasis pesantren.

Sementara itu, Koordinator AMP, Syamsuni, menjelaskan bahwa Safari Jurnalistik merupakan langkah strategis untuk membangun sinergi antara media dan perguruan tinggi. Ia menyebut Universitas Annuqayah sebagai kampus yang paling cepat merespons ajakan kolaborasi tersebut.

“Program ini akan kami gelar secara berkeliling ke seluruh kampus di Sumenep hingga Desember. Universitas Annuqayah menjadi titik awal pelaksanaan,” ungkapnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi jurnalistik dasar hingga praktik penulisan berita dengan fokus pada isu perbankan dan ekonomi syariah. Setiap kampus nantinya akan menghasilkan sejumlah karya terbaik yang dipilih untuk dipublikasikan melalui jaringan media AMP.

“Karya-karya terbaik akan kami tampilkan di media partner sebagai bentuk apresiasi. Ini bagian dari upaya membangun ekosistem jurnalistik kampus yang berkelanjutan,” tambah Syamsuni.

Melalui program yang juga dikenal sebagai Sehari Jurnalistik ini, AMP berharap dapat mencetak jurnalis muda dari kalangan mahasiswa Sumenep yang mampu menyajikan informasi secara kritis, kreatif, serta bertanggung jawab di tengah arus informasi yang kian dinamis.

Follow WhatsApp Channel estoria.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Hibah Jatim Menggurita, KPK Periksa Anggota DPRD Bangkalan dan Pamekasan
Rupiah Tertekan, Dolar Tembus Rp17.700 di Bank-Bank Besar
Babak Baru Dimulai, Manuver Militer Iran Bikin Timur Tengah Kian Panas
BSU Rp600 Ribu Disebut Cair Diam-Diam? Simak Fakta Sebenarnya
Indonesia di Antara Negara-Negara Terjerat Utang
Tiga WNI Cetak Sejarah Jadi Sopir Bus Asing Pertama di Aichi Jepang
ONIC Menggila di MPL ID S17, RRQ Hoshi Terpuruk di Dasar Klasemen
Bongkar Dugaan Manipulasi Pengajuan Kredit di BRI Sumenep, Korban Dibebani Rp390 Juta
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 16:53 WIB

Skandal Hibah Jatim Menggurita, KPK Periksa Anggota DPRD Bangkalan dan Pamekasan

Senin, 11 Mei 2026 - 16:37 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar Tembus Rp17.700 di Bank-Bank Besar

Senin, 11 Mei 2026 - 16:23 WIB

Babak Baru Dimulai, Manuver Militer Iran Bikin Timur Tengah Kian Panas

Senin, 11 Mei 2026 - 12:00 WIB

Universitas Annuqayah Jadi Titik Awal Safari Jurnalistik 2026, Fokus Cetak Jurnalis Kritis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:22 WIB

Indonesia di Antara Negara-Negara Terjerat Utang

Berita Terbaru

×