Tim-tim unggulan seperti Argentina, Prancis, Portugal, Spanyol, Belgia, dan Uruguay juga akan langsung menjalani laga pembuka mereka pada pertengahan Juni. Kehadiran negara-negara pendatang baru dan tim kejutan membuat Piala Dunia kali ini diperkirakan lebih sulit diprediksi dibandingkan edisi sebelumnya.
Bagi pecinta sepak bola di Indonesia, turnamen ini menjadi hiburan yang telah lama dinanti. Selain menyajikan pertandingan lebih banyak, format baru juga membuka peluang lahirnya kejutan-kejutan besar sejak babak awal kompetisi.
Setelah fase grup berakhir, persaingan akan memasuki babak gugur yang dimulai dari fase 32 besar pada 28 Juni hingga 3 Juli 2026. Selanjutnya, tim-tim terbaik dunia akan berjuang di babak 16 besar pada 4–7 Juli sebelum melanjutkan perjalanan menuju perempat final pada 9–11 Juli.
Atmosfer kompetisi dipastikan mencapai puncaknya saat semifinal digelar pada 14 dan 15 Juli. Sementara laga perebutan tempat ketiga akan berlangsung 18 Juli, sehari sebelum partai final yang akan menentukan siapa penguasa sepak bola dunia berikutnya.
Dengan jumlah peserta lebih banyak, pertandingan yang semakin padat, serta penyelenggaraan lintas negara untuk pertama kalinya, Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu edisi paling spektakuler dalam sejarah FIFA. Selama lebih dari sebulan ke depan, panggung sepak bola dunia akan dipenuhi drama, kejutan, dan pertarungan para bintang terbaik demi mengangkat trofi paling bergengsi di dunia olahraga.