Ia juga menilai hasil visum sementara semakin memperkuat dugaan bahwa kematian RJS tidak terjadi secara alami.
"Ada indikasi kekerasan dan indikasi kematian yang tidak wajar. Diungkapkan di situ lazim ditemukan pada korban mati lemas atau kekurangan oksigen (asfiksia)," ujarnya.
Meski belum mengumumkan secara resmi, Risang mengaku telah memperoleh informasi dari penyidik bahwa sosok yang diduga terkait dengan perkara tersebut telah berhasil diidentifikasi.
"Kabarnya hanya mengatakan sudah teridentifikasi," pungkasnya.
Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian RJS sekaligus mengungkap peran pria yang terekam CCTV dalam kasus yang menyita perhatian publik tersebut.