Sama seperti pemerintah, ULN swasta juga masih didominasi utang jangka panjang dengan porsi mencapai 76,6 persen dari total ULN swasta.

 

BI menilai kondisi tersebut menunjukkan struktur ULN Indonesia tetap sehat. Hal itu tercermin dari rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang turun menjadi 29,5 persen pada kuartal I-2026, dibandingkan 30 persen pada triwulan IV-2025.
 

Selain itu, total ULN Indonesia juga masih didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 85,4 persen dari keseluruhan utang luar negeri nasional.
 

Bank Indonesia bersama pemerintah pun terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN agar tetap terkendali dan mampu menopang pembiayaan pembangunan nasional secara berkelanjutan.
 

“Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian,” kata Denny.