ESTORIA - Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menekan angka stunting kembali terlihat lewat gelontoran anggaran miliaran rupiah. Namun kali ini, yang menjadi sorotan bukan bantuan gizi atau makanan tambahan, melainkan anggaran sebesar Rp1,299 miliar untuk paket data dan pulsa bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK).

 

Anggaran tersebut tercantum dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) APBD 2026 yang dikelola Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep.

 

Dana fantastis itu dialokasikan untuk mendukung operasional TPK yang bertugas mendampingi keluarga berisiko stunting, mulai dari remaja calon pengantin, pasangan usia subur, ibu hamil, ibu nifas hingga balita dan baduta.

 

Dalam dokumen pengadaan, kegiatan tersebut masuk dalam paket Belanja Kawat/Faksimili/Internet/TV Berlangganan dengan rincian pekerjaan berupa penyediaan biaya paket data dan pulsa bagi anggota TPK di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

 

Nilainya tidak kecil. Total anggaran mencapai Rp1.299.000.000 yang seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2026. Pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-purchasing dan dijadwalkan berlangsung sejak Januari hingga April 2026, sementara pemanfaatannya berlangsung sampai Desember 2026.