ESTORIA – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2027 mulai menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Bahkan, agenda demokrasi tingkat desa itu menjadi salah satu pertimbangan utama dalam rotasi pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilakukan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

 

Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Paseban Agung Sultan Abdurrahman, Selasa (23/06/2026), Bupati Fauzi melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama, yakni Didik Wahyudi sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi sebagai Asisten Administrasi, Ahmad Laili Maulidi sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Ahmad Zulkarnaen sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

 

Menariknya, penunjukan Ahmad Zulkarnaen sebagai Kepala DPMD disebut bukan tanpa alasan. Fauzi mengungkapkan bahwa Kabupaten Sumenep akan menghadapi Pilkades serentak pada 2027 sehingga dibutuhkan figur yang memahami dinamika pemerintahan desa dan memiliki pengalaman berkomunikasi langsung dengan para kepala desa.

 

“Kalau ditanya kenapa Pak Zul ditempatkan di DPMD, karena kita butuh orang yang pernah menjabat sebagai camat. Tahun 2027 kita akan menghadapi Pilkades, selain itu beliau juga sudah pasti bisa berkomunikasi dengan kepala desa. Jadi penempatannya sesuai kompetensi dan kebutuhan,” kata Fauzi.

 

Menurutnya, mutasi yang dilakukan bukan sekadar pergeseran jabatan, melainkan hasil dari proses asesmen yang telah dilakukan sebelumnya. Setiap pejabat yang dilantik ditempatkan berdasarkan hasil penilaian kompetensi dan kebutuhan organisasi.