“Mutasi ini berdasarkan asesmen. Misalnya Pak Didik ditempatkan di BKAD karena salah satu hasil asesmennya menunjukkan beliau layak di bidang keuangan. Jadi semua berdasarkan pertimbangan kompetensi dan kebutuhan yang mendesak saat ini,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ahmad Zulkarnaen mengakui jabatan barunya membawa tantangan besar. Salah satu pekerjaan rumah yang sudah menanti adalah mempersiapkan pelaksanaan Pilkades 2027 agar berjalan aman, jujur, dan sukses.

 

“Kita menghadapi tantangan yang cukup memberikan adrenalin karena tahun 2027 nanti akan melaksanakan Pilkades sebagai pesta demokrasi langsung di masyarakat desa. Saya berharap dukungan media untuk memberikan informasi yang membangun dan objektif sehingga pelaksanaan Pilkades bisa berjalan sukses,” tuturnya.

 

Zulkarnaen menambahkan, salah satu amanah khusus yang diberikan Bupati kepadanya adalah memastikan pesta demokrasi desa pada 2027 berlangsung kondusif dan sesuai aturan.

 

“Saya sudah diberikan tugas oleh Bapak Bupati untuk melaksanakan Pilkades secara jujur, aman, dan sukses. Itu menjadi amanah yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.