ESTORIA - Di tengah bergulirnya proses hukum kasus penyekapan dan penganiayaan Yuvita (29), perhatian publik kembali tertuju pada sebuah video yang memperlihatkan ayah tersangka, Taufik Hidayat (30), berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Video yang diunggah melalui akun Instagram @dedimulyadi71 itu viral dan memicu perdebatan luas di media sosial.

 

Semula, percakapan tersebut hanya mengulas kehidupan pribadi Taufik. Namun, pengakuan sang ayah yang akrab disapa Pak Tata justru membuka diskusi mengenai pola asuh, hubungan orang tua dan anak, hingga sejauh mana kondisi keluarga memengaruhi perjalanan hidup seseorang.

 

Dalam video itu, Pak Tata mengungkapkan bahwa hubungan dengan putranya telah lama diliputi konflik. Taufik, yang merupakan anak ketiga dari lima bersaudara, disebut beberapa kali tersangkut persoalan hukum sehingga akhirnya diminta meninggalkan rumah.

 

"Saya yang mengusirnya," kata Pak Tata dalam percakapannya dengan Dedi Mulyadi.

 

Tak hanya itu, ia juga mengaku pernah menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan putranya. Menurutnya, saat bekerja di sawah, Taufik sempat memukulnya menggunakan sebatang kayu hingga dua warga datang untuk melerai.