"Perlakuannya suka temperamental dan emosional," sambung Rudi.
Polisi juga mengungkap tersangka memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol. Kondisi tersebut diduga turut memperburuk perilaku agresifnya hingga berujung pada tindakan brutal terhadap korban selama masa penyekapan.
"Biasa juga mengonsumsi alkohol," ujarnya.
Dalam pemeriksaan, Taufik mengakui seluruh perbuatannya. Pengakuan tersebut, kata polisi, telah dicocokkan dengan hasil penyelidikan dan sejumlah alat bukti yang dikumpulkan penyidik.
"Yang bersangkutan mengakui bahwa tersangkalah pelakunya. Kita cocokan juga dengan beberapa penyelidikan," tegas Rudi.