Menurutnya, masa libur sekolah menjadi momentum yang tepat bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan evaluasi menyeluruh sebelum layanan kembali berjalan.

 

"Selama masa libur sekolah, distribusi MBG memang dihentikan sementara. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk mengevaluasi seluruh pelaksanaan program agar saat dimulai kembali bisa berjalan lebih optimal," jelasnya.

 

Joko menilai setiap program pemerintah pada dasarnya dirancang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya tentu terdapat berbagai tantangan yang membutuhkan masukan dari berbagai pihak.

 

Karena itu, ia menekankan pentingnya peran media sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus penyampai informasi yang akurat agar tidak berkembang informasi yang menyesatkan.

 

"Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjembatani aspirasi publik dengan kebijakan pemerintah. FGD seperti ini menjadi ruang yang sangat penting untuk membangun komunikasi tersebut," tuturnya.