Seluruh pihak yang diamankan berasal dari beberapa lokasi berbeda, yakni Kabupaten Sukoharjo, Kota Solo, dan Kabupaten Wonogiri.
Selain mengamankan sejumlah pihak, tim penyidik juga menyita berbagai barang bukti bernilai fantastis. Barang bukti tersebut meliputi logam mulia, uang tunai dalam mata uang rupiah, serta valuta asing berupa dolar Australia dan dolar Singapura dengan nilai keseluruhan mencapai miliaran rupiah.
KPK kini masih mendalami asal-usul barang bukti tersebut dan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.
Di sisi lain, PDI Perjuangan menyatakan menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menegaskan partainya menjunjung tinggi supremasi hukum dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Namun demikian, Andreas berharap proses hukum dilakukan secara profesional, adil, serta bebas dari unsur politisasi maupun kriminalisasi terhadap siapa pun.