“Sudah benar-benar, Pak, korbannya. Sampai ada yang pingsan. Di atas lebih parah lagi, Pak. Tolong Pak, jangan janji-janji saja. Susah sekali kami di sini,” katanya.
Mendengar keluhan tersebut, Radityo membuka kaca jendela mobil dan mendengarkan langsung aspirasi warga. Ruas jalan yang dilintasi itu diketahui menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Tanjung Baru dan Desa Baru Ranji.
Bupati Kaget Lihat Kondisi di Lapangan
Saat dikonfirmasi terpisah, Radityo mengaku terkejut setelah melihat langsung kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Ia bahkan mengaku tidak pernah menerima laporan yang menggambarkan tingkat kerusakan separah yang ditemuinya di lapangan.
“Kalau saya enggak ke sini, saya enggak ngerti kalau jalanannya separah itu. Saya benar-benar tidak tahu karena tidak pernah mendapat laporan seperti ini dari lapangan,” kata Radityo, Senin (10/08/2026).
Ia mengaku langsung menegur camat setempat karena merasa informasi mengenai kondisi jalan tidak pernah sampai secara utuh ke pemerintah kabupaten.