Sementara itu, Ketua DPC PWRI Sumenep Rusydiyono mengatakan Cator Jurnalistik sengaja digelar sebagai ruang belajar bersama bagi anggota.

 

Ia menilai wartawan harus terus beradaptasi karena tantangan industri media terus berubah.

 

“Cator Jurnalistik ini kami jadikan ruang untuk belajar bersama, mempererat kebersamaan dan meningkatkan kualitas anggota. Wartawan tidak boleh berhenti belajar karena tantangan dunia media terus berkembang,” kata Rusydiyono.

 

Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk mempercepat kerja jurnalistik, bukan menjadi alasan untuk mengabaikan etika dan kualitas pemberitaan.

 

“Jangan sampai kemajuan teknologi justru membuat kita mengabaikan kualitas. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan,” pungkasnya.