Tak hanya memaparkan penghargaan, Bupati juga menyampaikan perkembangan sejumlah indikator makro pembangunan daerah.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumenep tercatat meningkat dari 69,78 pada 2024 menjadi 70,54 pada 2025. Kenaikan tersebut sekaligus membawa IPM Sumenep naik dari kategori sedang menuju kategori tinggi.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah meningkat dari 3,77 persen pada 2024 menjadi 4,85 persen pada 2025. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 1,08 poin persentase.
Perbaikan juga terlihat pada indikator kemiskinan. Persentase penduduk miskin turun dari 17,78 persen menjadi 17,02 persen. Penurunan itu setara dengan berkurangnya sekitar 7.940 penduduk miskin.
Pada sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumenep juga mengalami penurunan dari 1,69 persen pada 2024 menjadi 1,64 persen pada 2025. Berdasarkan data BPS Jawa Timur, capaian tersebut menempatkan Sumenep sebagai daerah dengan TPT terendah ketiga di Jawa Timur.