estoria.id – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Fathan Subchi, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni PMII (PB IKA PMII) sekaligus anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, meninggal dunia pada Minggu (25/10/2026), setelah menjalani pengobatan di Rusia.

 

Kepergian Fathan meninggalkan duka mendalam bagi para sahabat, kader, dan alumni PMII. Sosok yang mengawali kiprahnya dari organisasi mahasiswa itu telah menapaki perjalanan panjang hingga menduduki sejumlah posisi strategis di tingkat nasional, mulai dari parlemen, organisasi alumni, hingga lembaga pemeriksa keuangan negara.

 

Perjalanan hidup Fathan menjadi bagian dari jejak pengabdian seorang aktivis yang terus bergerak melintasi berbagai ruang, dari organisasi kemahasiswaan dan politik hingga lembaga negara.

 

Kabar wafatnya Fathan juga mengundang ungkapan belasungkawa dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dan keluarga besar pergerakan. Salah satunya disampaikan Yusuf Amrozi, pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur.

 

Yusuf mengenang pertemuan terakhirnya dengan Fathan dalam kegiatan bedah buku pada rangkaian Muktamar di Jombang. Pertemuan yang berlangsung belum lama itu kini menjadi kenangan tersendiri bagi Yusuf setelah mendengar kabar kepergian sahabatnya.