Tarif Janggal di Tongkang Karjon, Penumpang Bawa Orang Sakit Justru Dikenai Biaya Lebih

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tongkang Karjon yang melayani penyeberangan rute Talango-Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura. (Sumber Foto: Istimewa)

i

Potret Tongkang Karjon yang melayani penyeberangan rute Talango-Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura. (Sumber Foto: Istimewa)

ESTORIA – Dugaan pungutan liar muncul di layanan penyeberangan tongkang rute Talango-Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura. Keluhan ini datang dari seorang warga Kecamatan Talango, Elman, yang mengaku diminta membayar biaya tambahan saat menyeberangkan pasien sakit yang harus segera dirujuk ke rumah sakit.

Elman menceritakan insiden tersebut terjadi saat ia menggunakan tongkang Karjon dalam kondisi darurat medis. Menurutnya, kru tongkang meminta pembayaran sebesar Rp50 ribu yang disebut sebagai tarif khusus bagi penumpang yang membawa pasien sakit.

“Saya bawa orang sakit itu buru-buru sekali karena harus segera ke rumah sakit. Saat naik tongkang Karjon, dikenakan biaya Rp50 ribu, katanya itu aturan kalau bawa penumpang orang sakit,” kata Elman, Rabu (6/5).

Ia menilai pungutan tersebut janggal, karena pada saat yang sama ada kendaraan lain yang menyeberang, namun tidak dikenai biaya tambahan. “Di situ ada mobil lain. Saat saya tanyakan, mobil itu menumpang ke saya, itu jawaban kru Karjon. Tapi mobil lain tetap bayar normal, tidak ada tambahan,” ujarnya.

Elman pun mempertanyakan dasar penetapan tarif tersebut, terutama dalam situasi darurat medis yang seharusnya memerlukan akses cepat dan mudah ke layanan transportasi.

Redaksi telah berupaya menghubungi pengelola tongkang Karjon melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pungutan tambahan ini. Namun, hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola belum memberikan tanggapan resmi.

Follow WhatsApp Channel estoria.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.460, Konflik AS-Iran Bikin Pasar Bergejolak
Ribuan Kasus Narkoba Terungkap, Kokain Langka di Sumenep Picu Alarm Peredaran Internasional
Sekolah Rakyat untuk Anak DTKS di Sumenep Masih Numpang Gedung Diklat
Prajurit TNI Diperiksa POM Usai Kericuhan dan Perusakan Warung Madura di Kemayoran
Konsolidasi Jurnalistik PWI Pamekasan
Faktor 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Dihentikan Sementara
Warga Sumenep Jadi Tersangka Kasus Ledakan di Semarang
Pesan Mengejutkan SBY di Cikeas: “Great Power Tidak Boleh Tanpa Kontrol!”
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:08 WIB

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.460, Konflik AS-Iran Bikin Pasar Bergejolak

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:43 WIB

Ribuan Kasus Narkoba Terungkap, Kokain Langka di Sumenep Picu Alarm Peredaran Internasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:17 WIB

Tarif Janggal di Tongkang Karjon, Penumpang Bawa Orang Sakit Justru Dikenai Biaya Lebih

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:16 WIB

Sekolah Rakyat untuk Anak DTKS di Sumenep Masih Numpang Gedung Diklat

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:47 WIB

Prajurit TNI Diperiksa POM Usai Kericuhan dan Perusakan Warung Madura di Kemayoran

Berita Terbaru

×