Pondok Panyeppen di Pamekasan Kebakaran

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kebakaran yang melanda sejumlah kamar santri dan perpustakaan di Pondok Panyeppen Pamekasan (Foto: Istimewa/doc.estoria)

i

Suasana kebakaran yang melanda sejumlah kamar santri dan perpustakaan di Pondok Panyeppen Pamekasan (Foto: Istimewa/doc.estoria)

ESTORIA – Musibah kebakaran menimpa Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen yang berada di Dusun Barat, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jumat malam (6/2/2026).

Insiden tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas pesantren hangus terbakar. Sedikitnya 15 kamar santri, satu ruang perpustakaan, serta dapur kecil pondok dilaporkan ludes dilalap api. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 20.30 WIB di bagian timur area pondok. Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh ledakan tabung gas yang berada di dapur kecil pesantren.

“Api awalnya kecil dan muncul sekitar pukul 20.30 WIB. Dugaan sementara berasal dari tabung gas yang meledak di area dapur kecil,” kata Ipda Yoni, Sabtu (7/2), sebagaimana dilansir dimadura.id.

Seiring waktu, kobaran api membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Pamekasan tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB untuk melakukan pemadaman.

Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.35 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

“Untuk memastikan kondisi benar-benar aman, dua unit pemadam dari Kabupaten Sampang juga datang sekitar pukul 22.40 WIB dan ikut melakukan pendinginan,” tambahnya.

Meski kerusakan tergolong besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Polisi juga mengimbau pihak pengelola pesantren dan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan tabung gas serta instalasi listrik demi mencegah kejadian serupa terulang.

***

Follow WhatsApp Channel estoria.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Setoran Raib Picu Protes Nasabah Amartha di Sumenep
Bahas Layanan Kesehatan, Anggota DPRD Jember Malah Main Game dan Merokok
Robot 69 Bahasa Hadir di Haji 2026, Arab Saudi Permudah Jemaah dari Seluruh Dunia
Skandal Hibah Jatim Menggurita, KPK Periksa Anggota DPRD Bangkalan dan Pamekasan
Rupiah Tertekan, Dolar Tembus Rp17.700 di Bank-Bank Besar
Babak Baru Dimulai, Manuver Militer Iran Bikin Timur Tengah Kian Panas
Universitas Annuqayah Jadi Titik Awal Safari Jurnalistik 2026, Fokus Cetak Jurnalis Kritis
BSU Rp600 Ribu Disebut Cair Diam-Diam? Simak Fakta Sebenarnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:50 WIB

Dugaan Setoran Raib Picu Protes Nasabah Amartha di Sumenep

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:54 WIB

Bahas Layanan Kesehatan, Anggota DPRD Jember Malah Main Game dan Merokok

Senin, 11 Mei 2026 - 20:08 WIB

Robot 69 Bahasa Hadir di Haji 2026, Arab Saudi Permudah Jemaah dari Seluruh Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 16:53 WIB

Skandal Hibah Jatim Menggurita, KPK Periksa Anggota DPRD Bangkalan dan Pamekasan

Senin, 11 Mei 2026 - 16:23 WIB

Babak Baru Dimulai, Manuver Militer Iran Bikin Timur Tengah Kian Panas

Berita Terbaru

Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS. (Sumber Foto: Istimewa)

Opini

Rupiah Terancam Jebol ke Rp18.000 per Dolar AS

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:39 WIB

×