Situasi menjadi jauh lebih kompleks bagi negara-negara yang memiliki persoalan politik dan diplomatik dengan Amerika Serikat.
Salah satu contoh paling nyata dialami para pendukung tim nasional Iran. Bagi mereka, perjalanan menuju stadion Piala Dunia bukan hanya soal membeli tiket dan mengurus visa, tetapi juga berkaitan dengan kondisi geopolitik yang rumit.
Tidak adanya hubungan diplomatik resmi antara Iran dan Amerika Serikat membuat perjalanan langsung nyaris mustahil dilakukan. Para suporter harus menempuh rute transit berlapis melalui negara ketiga untuk mencapai tujuan.
Di tengah situasi politik yang memanas dan konflik yang masih berlangsung, sebagian warga Iran bahkan mengaku khawatir menghadapi konsekuensi saat kembali ke negaranya setelah bepergian ke Amerika Serikat.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa tantangan terbesar Piala Dunia 2026 bukan hanya soal kesiapan stadion, transportasi, atau infrastruktur. Di balik megahnya pesta sepak bola dunia, jutaan penggemar kini harus menghadapi tembok bernama visa, birokrasi, dan ketegangan politik yang berpotensi menghalangi mereka menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia.