Menurut Febrie, penanganan perkara oleh kepolisian yang disebut berkaitan dengannya tidak mengganggu penyidikan berbagai kasus korupsi yang sedang ditangani Kejaksaan Agung.

 

Salah satu perkara yang saat ini menjadi prioritas adalah dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Kasus tersebut dinilai menyangkut kepentingan masyarakat luas sekaligus berkaitan dengan program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

 

"Gedung Bundar saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan penanganan perkara yang menyangkut kepentingan bangsa dan hajat hidup masyarakat kita, serta mendukung program-program prioritas nasional sebagaimana yang telah diarahkan dan diperintahkan oleh Presiden," ujar Febrie.

 

Ia menegaskan kualitas penanganan perkara di lingkungan Jampidsus tetap terjaga. Selain mengusut dugaan korupsi MBG, penyidik juga terus menangani sejumlah perkara strategis lainnya, mulai dari penyelamatan sumber daya alam, tata kelola sektor pertambangan, hingga dugaan praktik transfer pricing.

 

Dalam kesempatan tersebut, Febrie mengungkap perkembangan terbaru penyidikan kasus korupsi MBG. Hingga kini, penyidik telah mendata sedikitnya 47 nama yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.