Namun suasana mulai memanas ketika Husniah menyampaikan penjelasan panjang terkait berbagai tuduhan yang diarahkan kepadanya. Bahkan, ia sempat memperdengarkan rekaman pesan suara dari putranya yang berisi dukungan agar dirinya tetap sabar menghadapi proses politik yang sedang berlangsung.
Langkah itu memicu keberatan dari sejumlah anggota DPRD yang menilai forum paripurna bukan tempat untuk melakukan klarifikasi ulang atas materi hak angket.
Juru Bicara Fraksi Gerindra DPRD Gowa, Dian Purnamasari, langsung menyampaikan interupsi di tengah pidato Husniah.
"Kehadiran ibu di sini untuk memberikan tanggapan apakah setuju atau tidak tentang pendapat kami, jadi tolong dijawab saja secara singkat tidak usah panjang lebar. Dan saya ingatkan ini bukan momen untuk melakukan klarifikasi sidang hak angket dan itu telah diberikan kepada Anda tapi Anda tidak lakukan," kata Dian di ruang sidang.
Interupsi tersebut membuat Husniah menghentikan penyampaiannya sejenak. Namun tak lama kemudian, ia meminta izin kepada pimpinan sidang untuk menghadirkan seorang perempuan berinisial FN ke dalam forum.