Melalui aksi tersebut, BEM UI menyampaikan delapan tuntutan utama kepada pemerintah.
Pertama, menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
Kedua, menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Ketiga, mewujudkan reforma agraria sejati.
Keempat, menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
Kelima, melakukan evaluasi total terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Keenam, menghentikan pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), sekaligus mengembalikan otonomi daerah.
Ketujuh, menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores serta mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana.