"Baru tadi temen-temen menyampaikan bus di Pati dibatalkan semua karena diteken-teken, dicari-cari oleh pihak kepolisian," jelasnya.

 

Meski demikian, uang muka yang telah dibayarkan untuk pemesanan bus disebut telah dikembalikan kepada pihak AMPB.

 

"Dikembalikan semua. Karena katanya polisi enggak ngasih izin," kata Botok.

 

Hingga informasi ini disampaikan, belum terdapat keterangan dari pihak kepolisian terkait tudingan Botok mengenai pembatalan bus tersebut. Karena itu, klaim mengenai adanya intervensi polisi masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait.

 

Rombongan 17 Orang Tetap Berangkat