Botok menyebut sedikitnya tiga orang mengalami luka ringan, termasuk dirinya. Luka tersebut, kata dia, disebabkan serpihan kaca yang berhamburan setelah batu menghantam bagian depan bus.

 

"Ya alhamdulillah hanya luka-luka ringan ya, sekitar tiga orang termasuk saya karena serpihan kaca," ujarnya.

 

Bus yang mengalami kerusakan itu kemudian terparkir di depan Gerbang Utama Gedung DPR RI. Kondisi kaca depan yang pecah menjadi bukti kerusakan yang dialami rombongan dalam perjalanan menuju Jakarta.

 

Botok menduga insiden tersebut bukan sekadar kejadian biasa. Ia mengaitkan pelemparan batu dengan rencana kedatangan massa AMPB ke Jakarta untuk menggelar aksi pada Kamis, 27 Agustus 2026.

 

"Ya kira-kira ya seperti itulah. Nanti masyarakatlah yang menilai," ucapnya.