estoria.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan tajam. Bukan hanya karena persoalan distribusi dan tata kelola, tetapi juga lantaran kasus keracunan yang melibatkan penerima manfaat terus bermunculan.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bahkan menyebut persoalan tersebut sebagai bagian dari “kelanjutan bencana” yang muncul dalam pelaksanaan program MBG.
Pernyataan itu disampaikan Mahfud saat berbincang dalam program Terus Terang. Ia merespons angka korban keracunan MBG yang disebut telah menembus lebih dari 51 ribu orang pada awal September 2026.
Menurut Mahfud, sejak awal dirinya sudah mengingatkan pemerintah mengenai dua persoalan besar dalam program tersebut, yakni potensi korupsi dan buruknya tata kelola.
“MBG ini tetap menjadi kelanjutan bencana sebenarnya. Kelanjutan bencana pendidikan yang dicelakakan dalam fakta oleh MBG,” kata Mahfud.