Namun, ketika awak media mempertanyakan apakah perdamaian itu telah dituangkan dalam kesepakatan tertulis atau hanya sebatas kesepahaman secara lisan, Zainal tidak memberikan penjelasan pasti.

 

Ia justru meminta agar pertanyaan tersebut diarahkan langsung kepada pihak rumah sakit.

 

"Itu bisa ditanya ke RS BHC, bukan kepada saya," katanya.

 

Situasi wawancara kemudian menjadi perhatian ketika Zainal secara langsung mengaitkan pertanyaan awak media mengenai RS BHC dengan nama Said Abdullah.

 

"Kenapa nanyak ke saya soal BHC, nanti saya dimarahi Pak Said," ucapnya.