Saldo Rp19 Juta Lebih, Bendahara Baru Catat Rp8,65 Juta

 

Selain transaksi puluhan juta rupiah, Adi juga menyoroti perbedaan saldo kas dalam proses pergantian kepengurusan.

 

Menurutnya, buku kas tahun 2024 mencatat saldo lebih dari Rp19 juta. Namun, saldo yang tercantum dalam pencatatan bendahara baru hanya sebesar Rp8.650.000.

 

"Perlu dicek ulang saldo dari pengurus lama ke pengurus baru Rp19 juta lebih dan ada di catatan buku kas. Tapi ternyata saldo yang tertera di bendahara baru sebanyak Rp8.650.000," tutur Adiyatma kepada wartawan, Sabtu (7/11/2026).

 

Perbedaan pencatatan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian saldo dalam dokumen serah terima kepengurusan. Adi meminta seluruh catatan diperiksa kembali dengan mencocokkan buku kas, laporan bendahara, serta rekening koran paguyuban.