“Panitia terus melakukan konsolidasi. Minggu depan kami akan menggelar rapat lengkap di Pondok Pesantren Ploso, baik dari jajaran PBNU, PWNU, maupun PCNU setempat. Ini untuk memastikan seluruh perencanaan sudah tuntas dan semuanya siap menyambut kehadiran para peserta Munas dan Konferensi Besar,” ujarnya.

 

Tak hanya menyiapkan aspek teknis, panitia juga berencana mengundang Presiden Republik Indonesia untuk menghadiri penutupan Munas dan Konbes NU 2026. Langkah tersebut mengikuti tradisi penyelenggaraan Munas dan Konbes pada periode-periode sebelumnya yang kerap dihadiri kepala negara.

 

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan bahwa kehadiran presiden masih bergantung pada kesesuaian jadwal dan agenda kenegaraan.

 

“Kalau melihat Munas dan Konbes sebelumnya, kita memang selalu mengundang presiden. Waktunya tentu menyesuaikan dengan kesediaan dan agenda yang dimiliki presiden,” katanya.

 

Sementara itu, tema resmi Munas dan Konbes NU 2026 juga masih dalam tahap pembahasan. Salah satu usulan yang mengemuka adalah ‘Menata Jam’iyah, Menguatkan Jamaah, dan Menuntun Peradaban.’