Ia meminta seluruh pejabat yang mendapatkan amanah baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing. Profesionalisme, integritas, serta komitmen melayani masyarakat menjadi hal yang wajib dijaga.
"Yang jelas, kami melakukan pergeseran jabatan sebagai bentuk penyegaran organisasi dalam tata kelola ASN, guna meningkatkan kinerja pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan daerah semakin kompleks. Karena itu, setiap pejabat dituntut memiliki loyalitas, dedikasi, kemampuan berkolaborasi, dan terus menghadirkan inovasi dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarperangkat daerah, membangun budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan akuntabel, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil.
Achmad Fauzi menegaskan, pelantikan ini bukan akhir dari proses pembinaan ASN. Sebaliknya, jabatan baru menjadi awal tanggung jawab yang lebih besar karena pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi kinerja secara berkala.