Pernyataan itu muncul ketika situasi keamanan di jalur Trans Wamena-Nduga tengah menjadi perhatian akibat konflik bersenjata dan meningkatnya risiko terhadap masyarakat sipil.
Namun, seluruh pernyataan mengenai ancaman tersebut merupakan klaim dan sikap yang disampaikan sepihak oleh TPNPB-OPM.