ESTORIA - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur mengungkap masih terdapat puluhan jabatan kepala sekolah di tingkat SMA, SMK, dan SLB yang belum terisi secara definitif. Hingga saat ini, sedikitnya 30 posisi kepala sekolah di berbagai daerah masih dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt).
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan kekosongan tersebut terjadi karena banyaknya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun, sementara proses pengangkatan pejabat definitif harus melalui tahapan administrasi yang cukup panjang hingga ke pemerintah pusat.
Pernyataan itu disampaikan Aries usai pelantikan 65 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (03/06/2026).
Menurut Aries, pengisian jabatan kepala sekolah dilakukan secara bertahap. Setiap kali ada kepala sekolah yang pensiun, pemerintah daerah harus kembali mengajukan usulan penggantian sesuai mekanisme yang berlaku.
“Karena hampir setiap bulan ada kepala sekolah yang pensiun, maka proses pengusulan juga terus berjalan secara bertahap,” ujarnya.