Kariernya berlanjut ke tingkat kejaksaan tinggi. Ia pernah dipercaya menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta dan DKI Jakarta, sebelum menduduki posisi Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta.
Puncak kariernya berada di kursi Jampidsus. Febrie mengklaim dirinya menjabat posisi tersebut selama kurang lebih lima tahun, yang menurutnya merupakan masa jabatan terlama dalam sejarah Indonesia.
“Dan terakhir menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus lebih kurang 5 tahun dan menjadi Jampidsus terlama sepanjang sejarah Republik Indonesia,” katanya.
Ia menilai perjalanan panjang tersebut menunjukkan bahwa dirinya telah menempati berbagai posisi sesuai tahapan karier seorang jaksa.
“Jika dilihat panjangnya perjalanan karier pengabdian saya, mungkin saya adalah salah satu jaksa yang lengkap menempati posisi jabatan sesuai jenjang tahapan,” lanjutnya.