ESTORIA – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumenep mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk memusatkan perhatian pada tiga persoalan yang dinilai paling mendesak, yakni krisis air bersih, kerusakan infrastruktur, dan tingginya angka anak putus sekolah.
Ketiga isu tersebut diminta menjadi prioritas utama dalam penyusunan program pembangunan serta pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Desakan itu disampaikan Fraksi PAN dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep dengan agenda penyampaian hasil reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026.
Juru Bicara Fraksi PAN DPRD Sumenep, H. Hairul Anwar, ST, MT, mengatakan hasil reses menunjukkan masyarakat dari berbagai wilayah masih menyampaikan keluhan yang sama setiap tahunnya.
Menurutnya, aspirasi tersebut harus menjadi dasar pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.